Dinas Perkim Banten Diminta Pantau Pemasangan Paving Block

banner 728x90

Gemasiber80news.com, LEBAK – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten (Perkim) telah mengalokasikan anggaran, dengan nama kegiatan: Urusan Penyelenggaraan psu Permukiman salah satunya di Desa Ciherang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh CV Haliza Anugrah, dengan anggaran Rp 189.470.000,00,-,
yang berlokasi di Kampung Pasir Nangka, Desa Ciherang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Namun sangat di sayangkan dipekerjaan tersebut, salah satu matrial yakni paving blocknya diduga tidak sesuai dengan spek. Hal ini diketahui saat awak media ini turun kroscek kelapangan / lokasi bersama-sama dengan Kepala Desa Ciherang, juga tokoh masyarakat, serta perwakilan dari kontraktor, Selasa (6/9/2022).

Jumhadi atau biasa disapa Jaro Badi, mengatakan, ia sempat menghentikan pekerjaan pemasangan paving block, menurutnya matrial tersebut tidak layak.

“Saya sempat menghentikan pekerjaan karena matrialnya yakni paving block diduga tidak sesuai spek dan tidak layak pakai, karena matrial tersebut sudah banyak yang patah karena belum kering,” ujarnya.

Hal serupa juga disayangkan Ua Ale, Tokoh Masyarakat Kampung Ciherang, “Saya mengklaim bahwa matrial paving blcok yang dikirim dari Serang tersebut tidak layak pakai,” ucapnya.

“Kami sebagai warga juga penerima program ini, sangat menyayangkan kepada pihak suplier matrial yang belum kering, sehingga belum dipasang matrial tersebut sudah banyak yang patah,” ungkap Ua Ale.

Ua Ale juga berharap agar Dinas Perkim segera turun ke lokasi untuk melakukan pengawasan.
“Saya berharap kepada pihak Dinas Perkim untuk segera turun ke lapangan / lokasi untuk melakukan pengawasan terkait matrial yang diduga tidak sesuai spek,” pintanya.

Ketika awak media gemasiber80news.com mengkonfirmasi Yusup salah seorang mandor lapangan perwakilan dari Kontraktor CV Haliza Anugrah, mengatakan, “Betul Pak, matrial tersebut (pavin blcok-Red) masih dalam keadaan basah, sehingga banyak yang patah. Harusnya matrial tersebut disimpan dulu kurang lebih 20 hari, biar keringnya pas,” ucapnya

Lanjut Yusup, “Sebagai pelaksana di lapangan, Saya juga ragu untuk meneruskan pemasangan matrial tersebut, Kita akan menyampaikan dulu ke pihak perusahaan suplier untuk menghentikan pengiriman matrial tersebut, sebab kalau kami paksakan matrial tersebut untuk dipasang, kami yang bakal kena sanksi / masalah,” keluhnya.

Ketika ditanya dari mana matrial tersebut di kirim, Yusup menjelaskan, “Matrial tersebut dikirim dari Kota Serang, dari Pak Ariji, info yang Saya tahu,” terangnya.

Pantauan awak media di lokasi, betul adanya matrial paving block tersebut masih basah, sehingga sudah banyak yang patah dan hancur.   *(Din/Aan/red).

banner 728x90 banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *