Terkait Tudingan Ada Pungutan PTSL Rp300 Ribu di Desa Mekarjaya, Kades : Itu Tidak Benar

Gemasiber80news.com, LEBAK – Kepala Desa Mekarjaya Sudirman yang akrab disapa Jaro Dirman membantah rumor atau tudingan terkait PTSL di Desanya dari salah seorang yang mengaku aktivis, setahu saya “Asep Supriadi Alias Suleman Sebagai Petugas PKD Mekarjaya pada Pemilu 2024…tiba tiba ada Pemberitaan Suleman (Asep Supriadi) yang mengaku-ngaku sebagai Aktivis Lebak,,,katanya. Jum’at (12/1/2024)

Bacaan Lainnya

Apakah sebagai Petugas PKD Untuk Mensukseskan Pemilu ???

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sudirman,” Kami Kepala Desa Mekarjaya Berharap Kepada Panwaslu Kecamatan Panggarangan dan Bawaslu Kabupaten Lebak Untuk segera Menindaklanjuti tugas pokok dan fungsi PKD Desa,,terhadap yang mengaku-ngaku aktivis Lebak, Suleman (Asep Supriadi) ujarnya.

“Sebulan yang lalu Mengaku-ngaku sebagai aktivis hari ini,,menjadi Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP),kapan Pembentukannya,,tiba -tiba menjadi Ketua AMPP,,..nanti Bulan depan Menjadi Ketua apa Lagi??? Cetus Kepala Desa Mekarjaya.

Lanjut Kepala Desa Mekarjaya
Kami selalu berkoordinasi perihal program PTSL itu dan memang ada beberapa kendala yang memang belum terselesaikan diantaranya ,ada Overlife data dan kami memastikan pasti beres kalau sudah di selesaikan posisi data tanah yang Overlife,
Tentu kami pun sebagai kepala Desa mempunyai tanggungjawab penuh untuk memberikan pelayanan,dan program yang terbaik untuk masyarakatnya, tuturnya.

“Program PTSL sudah berjalan mulai tahun 2018 dan 2019..
kurang lebih sudah 1.800 buku yang tercetak dan terealisasikan kepada masyarakat dan memang masih ada beberapa sebagian yang belum terselesaikan karena ada data tanah yang over life..

Kepala desa Mekarjaya menyatakan tidak benar apa yang telah dituduhkan/dimuat oleh Suleman yang mengaku-ngaku sebagai aktivis, tandas Kades yang familiar ini.

Sementara Ketua Pelaksana Program PTSL H.E Kusmana mengungkapkan
Pungutan hanya 150 ribu untuk administrasi, Materai dan Operasional Pemasangan patok dalam program PTSL, ungkapnya.

Pantauan dan penelusuran tim awak media terkait persoalan tersebut warga Desa Mekarjaya berharap agar persoalan tersebut jangan di Politisasi. *(Tim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *