Derita Pedagang Kecil Dampak Pertambangan Ditutup

banner 728x90

 

Gemasiber80news.com,LEBAK – Samsiah (56) warga Kampung Pulomanuk Desa Darmasari kecamatan Bayah kabupaten Lebak Provinsi Banten selaku pedagang kecil yang setiap harinya melayani para sopir dan loading angkutan batu bara merasa prihatin dan batinnya menjerit ketika pertambangan batu bara rakyat ditutup, karena semenjak ditutup berdampak tidak ada aktivitas di sekelilingnya yang hampir setiap hari ramai.

Ditemui diwarungnya yang setiap hari tertutup, Samsiah yang akrab dipanggil umi Asiah mengeluhkan dengan dirutupnya kegiatan pertambangan rakyat (Batu bara) karena sangat berdampak nyata bagi usahanya, ujarnya Minggu (14/6/2026)

Masih kata Asiah semenjak ditutupnya kegiatan pertambangan rakyat yang biasanya setiap hari dirinya melayani para sopir dan parang loading (Bongkar muat) baik bikin kopi, mie kuah dan lainnya setidaknya mendapatkan uang 100 ribu-300 ribu rupiah, tetapi sekarang kita ingin mendapatkan uang 10 ribu juga sulit, ucapnya sambil berlinang air mata.

Informasi yang berhasil dihimpun tim awak media ini semenjak kegiatan pertambangan batubara rakyat ditutup oleh APH, warga berharap agar pemerintah bijak dalam mensikapi persoalan ini, karena menyangkut hajat hidup orang banyak, apalagi saat ini harga-harga semakin naik terus, cari duit sulit, bagaimana ekonomi akan membaik kalau rakyatnya susah mencari pekerjaan dinegeri sendiri, pada prinsipnya masyarakat tidak mempersoalkan mau berapa pun harga-harga naik yang penting cari duit mudah.

*(Tim/Red)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *