Ponpes Terpadu Daar El-Ishlah Malingping Gelar Khotaman Wada Santri

banner 728x90

Gemasiber80news.com, LEBAK – Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Daar El-Ishlah Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggelar acara Khotaman Wada Santri Akhir 2026/Khotmil Wada (atau perpisahan/pelepasan), pada Senin (22/6/2026).

Rangkaian acara Khotmil Wada di Ponpes Daar El-Ishlah Malingping ini memadukan spiritualitas dan pelepasan kultural.

Pimpinan Pondok Pesantren Daar El-Ishlah, Kyai Irohyadi, M.Pd, yang didampingi istrinya Umi Imas Nunjil Mu’minah, menekankan betapa pentingnya peran alumni dalam mengamalkan nilai-nilai yang telah diajarkan di pondok.

Menurut beliau, pengabdian yang terbaik adalah pengabdian yang dilakukan dengan keikhlasan, dedikasi, serta pengorbanan Lillahi Ta’ala.

“Jangan pernah merasa kecil ketika kamu turun ke masyarakat. Seorang alumni tidak dinilai dari penampilannya, tetapi dari keikhlasan, dedikasi, dan pengorbanannya saat mengabdi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Kasepuhan Banten Kidul (Sabaki), H Sukanta, mengatakan bahwa kondisi dunia saat ini tidaklah stabil. Banyak yang terjadi konflik dan peperangan, sehingga keberadaan pesantren menjadi sangat penting dalam menjaga moral dan akhlak umat.

Beliau juga mengingatkan para santri agar tidak mudah berharap kepada orang lain secara berlebihan sehingga terjatuh pada syirik, dan agar tidak gampang memberi harapan tanpa pertimbangan.

“Jangan mudah mengharapkan, juga jangan mudah memberi harapan. Pesan ini menjadi bekal penting bagi para alumni untuk menapaki kehidupan baru dengan bijaksana dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Pada acara Khotmil Wada di Ponpes Daar El-Ishlah Malingping ini, hadir juga Sekmat Malingping H Dedi Suryadi, M.Pd dan mantan Anggota DPRD Kabupaten Lebak H Cicih Mutikawati, M. Ag.

Diakhir acara para santri melakukan pentas seni, baik pidato 5 bahasa dan yang lainnya.   *(Uzex)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *