Gemasiber80news.com, LEBAK – 81 tahun sudah bangsa Indonesia merdeka dari belenggu penjajah bangsa asing, akan tetapi kehidupan rakyat nya masih ada dibawah garis kemiskinan, apakah ini disengaja atau kah ada faktor lain..? yang menyanyat hati saya selaku warga negara kesatuan republik indinesia ketika melihat dan mendengar rakyat kecil terkesan menjadi obyek dari sebuah kelemahan dan kesalahan.
Deni Ismayadi aktivis Banten Selatan mengatakan, “Saya merasa sangat prihatin dan miris sekali melihat keadaan negeriku saat ini, padahal presiden Prabowo Subianto sudah mewanti-wanti dalam setiap kunjungan kerja atau rapat kabinet dan ditempat lainnya agar semua pejabat negeri ini, APH dan lainnya untuk melayani masyarakat dengan baik, tegakan hukum yang seadil-adilnya, karena sejatinya kita semua ini di gajih oleh rakyat melalui pajak yang mereka bayar, itulah kata-kata pak Presiden Prabowo Subianto yang selalu saya ingat, Ujar Deni. Rabu (9/9/2026)
Menurut Deni mestinya pemerintah membuka ruang yang seluas-luasnya kepada rakyatnya untuk mengelola atau menggali potensi sumber daya alam (SDA) yang ada diwilayahnya masing-masing, binalah mereka, berikan ilmu atau cara yang benar mengelola SDA yang ada diwilayahnya, jangan dikedepankan Resfresif atau penegakan hukum mestinya pendekatan yang sifatnya membina, ungkap Deni.
Lanjut Deni apabila kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia sudah terwujud haqul yakin/niscaya indonesia emas 2045 pun bukan hanya isapan jempol, terkadang saya sendiri punya keyakinan dan pendapat apakah semua persoalan bangsa ini ada kaitannya dengan operasi intelejen asing…?? tanya deni.
Saya sangat berharap kepada pemerintah dan para pemangku kebijakan bantulah rakyat kecil, pasilitasi lah mereka biar usahanya legal dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, NKRI harga mati pungkas deni.
*(Tim/Red)








