Ruas Jalan Cikumpay–Ciparay Amblas dan Retak, Warga Inisiatif Pasang Tanda Peringatan

 

Gemasiber80news.com,LEBAK – Belum genap dua tahun sejak pembangunan dilakukan, ruas Jalan Cikumpay–Ciparay milik Pemerintah Provinsi Banten dilaporkan mengalami kerusakan. Sejumlah bagian badan jalan amblas, mengakibatkan cor beton retak, patah, bahkan menggantung. Kondisi tersebut terlihat pada Senin (19/10/2026).

Kerusakan ditemukan di dua titik, yakni di dekat SMK Negeri 1 Panggarangan dan di Blok Cikiray, sebelum Kampung Cibicak, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten.

Berdasarkan pantauan dua awak media online pada Minggu (18/10/2026), sekitar pukul 15.20 WIB, kondisi badan jalan di lokasi tersebut tampak mengalami amblas. Akibatnya, lapisan cor beton di atasnya mengalami retak dan patah hingga sebagian terlihat menggantung karena tanah di bawahnya turun.

Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, warga setempat berinisiatif memasang sejumlah tanda peringatan darurat di sekitar titik kerusakan. Penghalang tersebut berupa jeriken atau tong, kayu, bambu, batu, serta bahan lainnya agar keberadaan jalan yang rusak dapat diketahui oleh para pengendara.

Ata, salah seorang warga setempat, mengatakan bahwa pemasangan penghalang dilakukan sebagai upaya memberikan tanda bahaya kepada pengguna jalan, terutama saat malam hari.

“Iya, Kang. Untuk memberi tanda bahaya, kami memasang penghalang dari tong kaleng yang diisi daun kelapa kering, juga kayu, bambu, dan batu-batu. Tujuannya agar bisa terlihat oleh pengendara, khususnya pada malam hari. Apalagi kendaraan roda empat yang membawa muatan berat, kalau sampai salah melintas, bisa berbahaya,” ujar Ata.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Banten melalui dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan penanganan dan perbaikan terhadap bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, kondisi jalan yang sudah amblas, sementara lapisan beton di atasnya retak dan pecah, dikhawatirkan semakin parah apabila tidak segera ditangani.

“Sebagai warga Desa Panggarangan, kami sangat berharap pemerintah provinsi melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan. Jangan sampai bagian jalan yang sudah amblas, retak, dan pecah-pecah itu semakin parah hingga akhirnya ambrol. Jalan Cikumpay–Ciparay ini merupakan satu-satunya akses transportasi sekaligus penunjang kegiatan ekonomi kami setiap hari,” harapnya.

Pembangunan Dilaksanakan Bertahap

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan ruas Jalan Cikumpay–Ciparay sebelumnya dilaksanakan secara bertahap oleh PT Lambok Ulina.

Dalam pelaksanaannya, material beton ready-mix (cor beton siap pakai) disebut berasal dari dua sumber. Sebagian dipasok dari perusahaan batching plant pihak lain, sedangkan sebagian lainnya didukung oleh batching plant milik PT Lambok Ulina.

Hingga berita ini disusun, penyebab teknis amblasnya badan jalan tersebut belum dapat dipastikan. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan, termasuk kondisi tanah dasar, sistem drainase, serta kualitas dan pelaksanaan konstruksi.

Konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek dan instansi terkait juga diperlukan guna memperoleh penjelasan mengenai penyebab kerusakan, masa pemeliharaan pekerjaan, serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Masyarakat berharap perbaikan segera dilaksanakan agar kerusakan tidak semakin meluas dan keselamatan pengguna Jalan Cikumpay–Ciparay tetap terjaga.

*(Tim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *