Pemdes Sawarna, Forkopimcam dan Tokoh Gelar Musyawarah Terkait Natron

Gemasiber80news.com, LEBAK – Pemerintah Desa (Pemdes) Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten bersama Para Tokoh menggelar Musyawarah Desa terkait dugaan Penistaan Agama yang dilakukan oleh Natrom alias Ayah yang mengklaim dirinya selaku ‘Dewa Matahari’ yang sempat viral baik di media lokal sampai nasional. Musyawarah digelar di Aula Kantor Desa Sawarna yang dihadiri oleh Forkopimcam Bayah, Kepala Desa Sawarna, BPD, MUI, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan Tokoh Perempuan. Kamid (21/7/2022).

Bacaan Lainnya

Saat dikonfrmasi, salah seorang Tokoh Masyarakat (Tokmas) Desa Sawarna AM Erwin Komara Sukma, yang biasa disapa Aa, mengatakan bahwa musyawarah hari ini menghasilkan kesepakatan yang tertuang dalam berita acara.

“Ada masukan dari beberapa tokoh diantaranya Gojali, agar yang bersangkutan (Natrom-red) untuk dipulangkan ke tempat asalnya, agar tidak menimbulkan keresahan dikemudian hari di Desa Sawarna,” ujarnya.

“Dan Saya menyarankan agar Natrom jangan dipulangkan dulu ke Sawarna, lebih baik dibina atau dibimbing dulu ke arah yang benar oleh pihak terkait, baik oleh MUI Kabupaten ataupun oleh pihak yang berwajib, sampai dinyatakan sehat rohani dan jasmani nya,” ucap Aa.

Lebih lanjut Aa juga mengungkapkan, “Hal ini dimaksud agar dikemudian hari dalam kehidupan bermasyarakat tidak membuat ulah lagi,” ungkapnya.

Sementara, Iwa Sungkawa, Kepala Desa Sawarna, mengatakan, “Saya menegaskan bahwa Pemdes Sawarna akan bersikap atau melaksanakan sesuai dengan hasil kesepakatan bersama, semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi di wilayah kita,” tegasnya.   *(Din/Joy/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *