Gemasiber80news.com,LEBAK – Menanggapi adanya pengaduan dari warga terkait rumor yang beredar PHK terhadap 12 orang pekerja di PT SWAT (Surya Wira Abadi Tribuana) Pemerintah desa Darmasari kecamatan bayah kabupaten lebak provinsi banten mengundang para pihak, bertempat diaula kantor desa Darmasari Jum’at (20/2/2026)
Hadir dalam musyawarah tersebut Pj Kepala desa Darmadari Achmad Soleh, Sekdes, BPD, tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda, Perwakilan dari PT SWAT Diki, warga serta pekerja yang dirumorkan kena PHK.
Pada saat musyawarah berlangsung Entep S selaku tokoh pemuda mempertanyakan terkait rumor yang beredar luas tersebut kepada perwakilan dari PT SWAT, apabila benar adanya PHK mana bukti surat pemberhentiannya, pinta Entep.
Ahmadyani tokoh masyarakat desa Darmasari, pada prinsipnya saya dari awal mendukung adanya perusahaan di desa kami, namun apabila ada rumor seperti yang beredar luas ini maka kami secara tegas meminta apa dasar atau alasannya sehingga muncul persoalan ini, kalau ada persoalan tolong selesaikan secara baik, tegas Ahmadyani yang akrab disapa Elod.
Ditempat yang sama Eko P lebih kepada mempertanyakan an terkait kapasitas saudara Diki yang hadir di musyawarah ini, apakah punya kebijakan atau seperti apa dalan persoalan ini.
Sementara Diki perwakilan dari PT SWAT nampak pucat dan bingung untuk memberikan jawaban, pada prinsipnya saya akan menyampaikan ke pimpinan hasil pertemuan hari ini, singkat Diki.
Informasi yang berhasil dihimpun baik Pemdes, tokoh berharap agar PHK tidak terjadi biarkan mereka bekerja sesuai kontrak yang sudah ditandatangani, Adapun ada hal-hal lain lebihbaik dibicarakan aja secara arif dan bijaksana, apalagi akan menghadapi lebaran idul fitri.
*(Tim media/Red)












