KKM Kelompok 57 Gelar Seminar Dongeng dan Anti Bullying di SDN Seroja Desa Cipare

Gemasiber80news.com, SERANG – KKM Kelompok 57 sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Dongeng dan Anti Bullying di SDN Seroja, Desa Cipare, Kecamatan Serang, pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya membangun karakter yang baik, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta mencegah perilaku perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Seminar menghadirkan Kang Indra dan Moncu sebagai pemateri yang menyampaikan materi melalui pendekatan dongeng yang edukatif, interaktif, dan menghibur. Dengan metode tersebut, para siswa dapat memahami pesan moral tentang pentingnya sikap saling menghargai, empati, serta keberanian untuk menolak segala bentuk bullying.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat. Ratusan siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias, aktif menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam berbagai permainan dan interaksi yang disampaikan oleh para pemateri. Suasana yang ceria membuat pesan-pesan edukatif lebih mudah diterima oleh para peserta.

Ketua KKM Kelompok 57, Sulthan Abil Alghifari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

“Alhamdulillah, siswa-siswi SDN Seroja sangat antusias dan bersemangat mengikuti seminar ini. Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan bebas dari perundungan,” ujar Sulthan Abil Alghifari.

Sebagai bentuk apresiasi, KKM Kelompok 57 juga menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak SDN Seroja atas kerja sama dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKM, pihak sekolah, pemateri, serta seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, KKM Kelompok 57 berharap nilai-nilai positif yang telah disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta generasi yang berkarakter, peduli terhadap sesama, dan mampu membangun lingkungan sekolah yang harmonis.   *(Uzex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *