Gemasiber80news com,LEBAK – Menanggapi adanya informasi terkait pembangunan lanjutan Jalan Tegalumbu-Cikatomas oleh Pemerintah Provinsi Banten pada tahun 2026 ini, Pemerintah desa Wanasari dan desa Mekarsari Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak membuat pernyataan secara tegas dan surat terbuka kepada Gubernur Banten Andra Soni perihal permohonan perubahan titik pembangunan lanjutan, yang menurut informasi diterima lanjutan dari Cilubang-Cihaneut, agar dirubah sesuai keinginan dari Tegalumbu – Cihaneut, sepanjang 2,8 KM yang akan dibangun.
Acara musyawarah dan kesepakan bersama dua desa itu dihadiri oleh BPD dari desa Mekarsari dan Wanasari, kepala desa Wanasari Agus Sumardi dan dari desa Mekarsari, kasepuhan dan undangan lainnya, bertempat di aula kantor desa Wanasari Kamis (9/7/2026)
Pernyataan dan surat terbuka tersebut dibacakan oleh Kepala desa Wanasari Agus Sumardi dan disaksikan oleh perwakilan dari kedua desa, dalam pernyataan nya yang viral juga di medsos, Agus Sumardi meminta kepada bapak Gubernur Banten Andra Soni untuk mengabulkan permintaan dari warga dua desa tersebut, minta titik pembangunan lanjutan tersebut dimulai dari Tegalumbu-Cihaneut, mengingat akses jalan tersebut kondisinya rusak parah, Tegas Agus.
Dikatakan Agus bahwa ruas jalan tersebut baik secara ekonomi, kesehatan, pendidikan sangat krusial mengingat ada SMP dan SMA di Tegalumbu, serta masih banyak hal lainnya, untuk itu kami meminta pak gubernur Banten agar merespon permohonan kami, harap Agus yang diamini oleh semua peserta yang hadir.
Di tempat terpisah Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Cibeber (FKMPC) Tb Endin mengapresiasi dan mendukung penuh pernyataan sikap dari Pemdes Wanasari dan Mekarsari, karena apa yang mereka sampaikan menurut saya memang sangat rasional dan urgent, untuk kami juga berharap kepada gubernur Banten agar merespon dan tentunya segera mengambil keputusan, mengingat kegiatan pembangunan ini sepertinya tidak ajan lama lagi, ungkap Tb Endin yang familiar dengan semua kalangan.
Informasi yang berhasil dihimpun tim awak media Pemdes dan warga dari kedua desa tersebut meminta agar titik pembangunan lanjutan pembangunan jalan tersebut dimulai dari Tegalumbu.
*(Tim/Red)










