Hidup Terasa Makin Susah di Negeri yang Katanya SDA Melimpah

 

Gemasiber80news.com,LEBAK – Pribahasa bilang “tanah kita tanah surga, tongkat kayupun jadi tanaman” itu kata mereka dan orang tua kita dulu, akan tetapi fakta yang dirasa oleh kami ini bagai panggang jauh dari api, tak sesuai dengan kenyataan, kesenjangan sosial antara yang kaya dan miskin dirasa makin besar, penegakan hukum dirasa belum sesuai dengan harapan, akankah indonesia emas 2045 akan terwujud…wallahu a’lam.

Deni Ismayadi aktivis banten selatan mengatakan bahwa pancasila itu pedoman negera kita, dengan jumlah ada 5, diantara yang akan kami bahas sila ke-2 dan ke-5, sila ke-2 dari pancasila ialah kemanusian yang adil dan beradab, yang saat ini menurut saya negara belum mampu yaitu sila ke-5 “keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia” tegas dalam sila ke-5 itu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia bukan keadilan untuk kelompok atau golongan, pertanyaan saya apakah sudah terealisasi disaat indonesia sudah genap 80 tahun merdeka dari penjajahan bangsa asing, papar Deni.

Menurut Deni dipasal 33 UUD 1945 jelas bahwa kekayaan alam yang terkandung didalamnya sepenuhnya dikuasai oleh negara untuk kemakmuran/kesejahteraan rakyat, lantas ketika rakyat sendiri mengelola/menggali potensi sumber daya alam (SDA) yang ada disekitarnya dianggap salah hanya karena tidak berijin, mestinya pemerintah peka dengan keadaan rakyatnya saat ini, disaat ekonomi sulit mencari pekerjaan juga sulit, ada rakyat nya yang berupaya menggali potensi yang ada dianggap melanggar aturan, ini menurut saya tidak adil, ujar Deni.

Lanjut Deni adanya sebuah negara pastinya ada penduduknya, ada pemerintahan, kalau cuma ada sebuah pulau kosong atau tidak berpenghuni itu bukanlah sebuah negara, untuk itu berikan lah solusi dan pasilitasi rakyat kecil yang maaih dianggap awam ke hal yang baik, binalah agar tercipta kondusifitas dan rakyatnya sejahtera, negara kuat disegani bangsa-bangsa lain, pungkas Deni.

*(Tim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *