Gemasiber80news.com,BANTEN – Menanggapi viralnya pengeledahan salah satu ponpes di Sukoharjo Jawa Tengah Deni Ismayadi aktivis kabupaten Lebak Banten meminta bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan DPR-RI untuk segera memanggil Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Divisi Propam Polri untuk dimintai keterangan/klarifikasinya dan segera melakukan pemeriksaan secara transparan terkait penggeledahan pondok pesantren (Ponpes) Hamalatul Qur’an di kecamatan Mojolaban, kabupaten Sukoharjo provinsi Jawa Tengah yang viral diberbagai Platfrom media.
Terkait peristiwa penggeledahan tersebut yang diduga dilakukan di Ponpes Sukoharjo ini menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan tindakan intimidasi aparat terhadap santriwati saat penggeledahan, ujar Deni Sabtu (31/10/2026)
Deni berharap bapak Presiden Prabowo Subianto dan DPR-RI khususnya komisi III segera memanggil dan menggelar RDP dengan Kapolri, kata Deni.
“Segera melakukan evaluasi terhadap Kapolda Jateng dan jajarannya secara serius dan obyektif, hal ini buntut dari penggeledahan Ponpes di Sidoarjo tersebut, dan apabila hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran/kesalahan saya minta untuk dilakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, ungkap Deni.
Jujur saya merasa sangat prihatin dan miris melihat viralnya video penggeledahan tersebut, apalagi baru minggu kemarin diperingati hari Santri Nasional (HSN) pungkas Deni.
*(Tim/Red)









