Kapal Nelayan Binuangeun Dihantam Ombak Hingga Terbalik dan Hilang

banner 728x90

Poto ilustrasi google

Gemasiber80news.com, LEBAK – Angin kencang yang melanda perairan Lebak selatan Rabu (15/2/2023) sore menyebabkan satu kapal nelayan terbalik dan hilang di pesisir laut Binuangeun, Wanasalam, Lebak, Banten.

Kapal yang ditumpangi Komang warga Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten, dihantam ombak besar disertai angin kencang saat baru saja melaut. Kuatnya angin dan ombak besar membuat kapal yang ditumpanginya langsung terbalik.

Beruntung, tak jauh dari lokasi terbaliknya, ada kapal lain yang juga akan berlayar. Komang yang telah terombang-ambing di laut berhasil diselamatkan, namun kapal, mesin, dan alat tangkap ikan hilang terbawa ombak.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Wanasalam, Toton Sopyan, membenarkan peristiwa terbaliknya kapal milik nelayan tersebut. Toton menyebut, kondisi cuaca ekstrim menjadi penyebab kapal Komang terbalik.

‘Karena cuaca buruk, tapi Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan oleh nelayan lainnya. Saat ini Saudara Komang sudah dibawa ke rumah, namun kapal dan peralatan melaut miliknya hilang di tengah laut,” jelas Toton, Rabu (15/2/2023) malam.

Toton juga meminta kepada para nelayan di Kecamatan Wanasalam untuk tidak memaksakan diri ke laut jika cuaca masih buruk, “Utamakan keselamatan diri, apalagi BPBD juga mengimbau untuk waspada kemungkinan cuaca ekstrim beberapa hari ke depan,” pungkasnya. *(Uzex)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *