Gemasiber80news.com, LEBAK – Pelaksanaan pembangunan Proyek infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping, Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Pada pelaksanaannya di lapangan tidak nampak papan informasi dan rambu-rambu kegiatan, padahal pelaksanaan proyek tersebut sudah berjalan kurang lebih sekitar dua minggu.
Atas dasar tersebut ketua Gema Nasional Indonesia (GNI) Perwakilan Provinsi Banten, mengatakan, “Kami menduga proyek tersebut seperti proyek siluman, karena sudah berjalan sekitar lebih dari 2 minggu tidak terlihat plang papan nama dan rambu-rambu kegiatan di lokasi,” Kata Ohim Ketua GNI Lebak perwakilan Provinsi Banten kepada Wartawan, Kamis (14/09/2023).
Kata Ohim, GNI akan mengawal ketat pelaksanaan proyek tersebut sampai tuntas, karena diduga proyek tersebut terkesan dipaksakan.
Sementara, Rijal Iskandar, Aktivis Lebak Selatan, menyampaikan hal yang sama saat ditemui wartawan di lokasi kegiatan.
“Kegiatan ini sudah berjalan namun di lokasi kegiatan tidak ditemukan papan informasi proyek,” katanya.
Menurut Rijal, untuk saat ini di lokasi RSUD Malingping yang ia tahu ada 3 kegiatan proyek pembangunan. Namun yang ia temukan di lokasi kegiatan baru ada 2 papan informasi. Untuk pembangunan Cor jalan penahan tebing bronjong dan paving blocknya belum ada papan informasinya, padahal kegiatan ini sudah berjalan.
“Kami akan terus mengawal semua pembangunan proyek di RSUD Malingping hingga selesai,” ungkap Rijal.
Sampai berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya mencari informasi, karena pada saat turun ke lokasi kegiatan hanya bertemu dengan para pekerja yang sedang beraktivitas di pembangunan proyek tersebut, dan mereka mengaku tidak tahu pelaksananya siapa dan tidak ditemukan pejabat pelaksana di lokasi. *(Joy/Red)









