Ditetapkan Tersangka, Bawaslu Lebak Akan PAW Tiga Oknum Panwas Panggarangan

banner 728x90

Gemasiber80news.com, LEBAK – Menindaklanjuti ramainya pemberitaan kasus penangkapan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lebak terhadap oknum Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) di Kecamatan Panggarangan pada hari Senin, 23 Oktober 2023 yang lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lebak-Banten bergerak cepat melakukan koordinasi.

Pimpinan Bawaslu Lebak melakukan koordinasi dengan Kasat Reserse Narkoba Polres Lebak memastikan perkembangan kasus hukum yang menjerat tiga oknum pengawas pemilu tersebut.

Bawaslu Lebak berpedoman pada Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 15 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Pelaksanaan Tugas Pengawas Pemilihan Umum melakukan tindakan pembinaan bagi jajaran pengawas di bawah tingkatannya.

Saat dihubungi awak media Ketua Bawaslu Lebak, Dedi Hidayat menegaskan akan menindak dengan tegas secara etik jajaran pengawas yang terbukti melanggar hukum.

“Hasil koordinasi dengan pihak kepolisian menerangkan bahwa pengawas berinisial R, D dan W sudah ditetapkan sebagai tersangka. Demi keberlangsungan tahapan pemilu yang terus berjalan, Bawaslu akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) pada tiga orang yang sedang tersandung kasus hukum,” kata Dedi.

“Pada kasus tersebut saya sampaikan bahwa domain tindakan kami di wilayah etik sebagai pengawas pemilu, untuk kasus pidana hukum kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib,” tutup Dedi.

Informasi yang berhasil dihimpun tim awak media oknum berinisial D diduga melarikan diri dan dikabarkan sudah masuk DPO Satres Narkoba Lebak.   *(Tim/Red)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *