Gemasiber80news.com, LEBAK – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program padat karya tunai dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan dana APBN.
P3-TGAI ini dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya yang mendapat program P3-TGAI tahun 2023 yaitu Kelompok Tani P3A Cipataap, Desa Kandangsapi, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Menurut salah satu warga setempat, sebut saja Mr, ia mengatakan pembangunan irigasi P3A-TGAI di Desa Kandangsapi diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Pembangunan irigasi Kelompok Tani P3A Cipataap di Desa Kandangsapi menurut kami diduga tidak sesuai RAB, karena dibagikan di dinding irigasi tidak diplester dan bagian atasnya juga tidak diaci atau dilapisi semen,” ujarnya, Minggu (08/10/2023).
Kata dia, pembangunan irigasi ini harus dikerjakan secara maksimal, karena ini untuk dimanfaatkan oleh para petani banyak.
“Pembangunan irigasi ini pengerjaannya jangan asal-asalan, ini yang digunakan uang negara dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jangan baru beberapa bulan irigasi sudah hancur, itu kan mubazir,” ungkapnya.
Dia berharap, pemerintah terkait harus segera turun ke lokasi, segera lakukan pengecekan kualitas bangunan irigasi tersebut.
“Kami minta pemerintah terkait segera turun ke lokasi untuk memeriksa pembangunan irigasi Kelompok Tani P3A Cipataap, biar jelas,” ucapnya.
Sementara, Ketua Kelompok Tani P3A Cipataap, Desa Kandangsapi, dikonfirmasi via telpon seluler tidak tersambung. Hingga berita ini diterbitkan awak media terus menggali informasi guna pemberitaan lebih lanjut. *(Tim/Red)











