Retaknya TPT RSUD Cilograng Terkesan di Besar-Besarkan

banner 728x90

Gemasiber80news.com, LEBAK – Ramainya pemberitaan terkait retaknya Tembok Penahan Tanah (TPT) di pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng terkesan terlalu dibesar-besarkan, menurut informasi yang berhasil dihimpun bahwa dugaan retaknya TPT tersebut dikarenakan akibat curah hujan yang cukup tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Cilograng dan sekitarnya akhir-akhir ini.

Saat ditemui disela-sela kesibukannya Kepala Desa Cijengkol Nendi menanggapi ramainya pemberitaan terkait retaknya TPT pada pembangunan RSUD Cilograng mengatakan, ” Retaknya TPT pada pembangunan RSUD Cilograng menurut pendapat saya terkesan sangat dibesar-besarkan, dugaan saya dengan adanya keretakan pada TPT karena curah hujan yang tinggi melanda wilayah kecamatan Cilograng, tandasnya Sabtu (18/11/2023)

Selanjutnya Jaro Nendi juga menuturkan pada prinsipnya saya mengapresiasi dengan adanya sosial kontrol ini, tetapi saya juga berharap agar kita juga fair melihat situasi dan kondisi yang sebenarnya, artinya kita menginformasikan kepada publik yang berimbang, tutur Kades yang familiar ini.

Jaro Nendi juga berharap selaku Kepala Desa Cijengkol agar kita semua stakeholder agar pro aktif dan mendukung penuh pembangunan RSUD ini, adapun ditemukan ada kejanggalan pada pelaksanaannya mari kita bahas bersama agar tidak terjadi misklomunikasi, tutupnya.

Pantauan tim awak media pembangunan RSUD Cilograng tersebut sudah mencapai sekitar 80%.   *(Tim/Red)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *