Dapat Rejeki Nomplok, Wanita Pengayuh Becak di Lebak Siti Habsah : Terima Kasih Bunda Ratu Ageng Rekawati

banner 728x90

Gemasiber80news.com, LEBAK – Mendapatkan rejeki nomplok, seorang wanita bernama Siti Habsah, yang bekerja sebagai pengayuh becak di Kabupaten Lebak, Banten, mengucapkan terima kasih kepada Calon Gubernur Banten, Ratu Ageng Rekawati.

Saat itu Ibu Siti yang tengah mengayuh becak di jalan RD Hadiwinangun pada Minggu 18 Februari 2024 malam, tiba-tiba diberhentikan oleh Ratu Ageng Rekawati. Lantaran ia merasa iba melihat Ibu Siti menarik becak hingga larut malam.

Bunda Reka, panggilan akrabnya langsung menyapa dan merangkul Ibu Siti, ia tak kuasa menahan tangis saat mendengar Ibu Siti masih harus mencari nafkah hingga menjelang tengah malam.

Bunda Reka yang dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi ini pun langsung memberikan bantuan untuk Ibu Siti berupa sejumlah uang untuk membantu mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

“Saya trenyuh pada saat melihat beliau, sampai larut malam masih bergulat dengan menjadi pengayuh becak. Semua ini dilakukannya demi mencari sesuap nasi dan membantu suami memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ucap Bunda Reka.

Setelah memberikan bantuan, Bunda Reka pun tak canggung-cangung memeluk hangat Ibu Siti sebagai bentuk dukungan agar beliau selalu tabah dalam menjalani perjuangan hidup.

“Serasa memeluk Ibu saya sendiri. Apa yang saya lakukan sebagai bentuk penghormatan dan dukungan moril agar beliau tabah dan selalu semangat berjuang. Semoga beliau selalu diberikan rizki dan kesehatan,” ungkap Bunda Reka.

Ibu Siti yang tak kuasa menahan tangis pun mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya,

“Alhamdulillah, ada orang baik yang memberikan bantuan untuk saya. Saya hanya bisa mendoakan agar Bunda Reka bisa terkabul apa yang menjadi cita-citanya,” ujarnya.

Diketahui, selain mengayuh becak pada malam hari, Ibu Siti juga mencari tambahan penghasilan sebagai penjaga parkir di kawasan Pasar Rangkasbitung. Keseharian ini sudah dijalaninya selama bertahun-tahun karena himpitan ekonomi.   *(Dena F.P)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *