Gemasiber80news.com,LEBAK – Rumor yang sudah beredar luas di masyarakat Lebak Selatan, terkait ada warga Desa Giri Mukti Kecamatan Cilograng yang meninggal diduga di lokasi pertambangan emas ilegal di wilayah Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak – Banten, harus di buka sebenarnya, agar jangan berita nya jadi simpang siur, terang salah seorang aktivis Baksel Didin.MZ, karena ini menyangkut nyawa manusia, kepada awak media, Rabu (6/11/ 2024)
Didin menuturkan, korban adalah manusia, yang informasinya, lagi kuli nyangkul sawah, sakit, lalu pulang bawa motor sendiri, jatuh di tanjakan Cipulus, dan kepalanya membentur badan jalan, di tolong sejumlah warga, lantas di bawa ke puskesmas Citorek, namun nyawanya tak terselamatkan ( meninggal ), tuturnya.
Didin MZ menambahkan, sebelumnya mendapat informasi pesan VN, yang menuturkan, menurut istri korban, korban berangkat dari rumah, Giri Mukti, mau usaha ke lobang emas di daerah Citorek kidul, membawa motor dan gulundung, pulang udah jadi mayat.
Dari kedua informasi ini, kita cermati, mana yang rasional, ini nyawa manusia lho, bukan binatang, tabir ini harus di ungkap, kalau benar meninggal di lobang harus jelas, amit – amit nya jika korban meninggal di duga di bunuh, terang Didin Kaka, nama beken nya.
Masih kata Didin Kaka, Dirinya berharap, kepada pihak terkait, untuk menyelidiki kasus meninggal nya SL warga Giri Mukti tersebut, pintanya.
Sementara di dapat keterangan dari Kepala Desa Citorek Kidul Jaro Sumar saat di konfirmasi beberapa awak media mengatakan, SL meninggal lagi kuli macul (Mencangkul) sakit, hendak pulang jatuh dari motor, di tolong warga, di bawa ke puskesmas, lalu meninggal, dan pada hari Sabtu di kejadian tersebut ada 2 orang yang meninggal, pungkas Didin MZ.
Sampai berita ini dinaikan tim awak media masih menunggu informasi yang akurat. *(Deni/Red)











