Gemasiber80news.com,LEBAK – Republikbersatu.Com, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak Provinsi Banten akan kembali melaksanakan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) angkatan ke-2 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 hingga 29 Juni 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren La Tahzan, Citeras, sekaligus dirangkai dengan Gebyar Muharram 1447 H. Sabtu (21/Juni/2025)
Ketua PCNU Kabupaten Lebak, KH. Asep Saefullah, S.Pd.I., M.Pd., saat dikonfirmasi oleh awak media RepublikBersatu.Com, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen NU dalam melakukan proses kaderisasi dan penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah di kalangan warga Nahdliyyin.
“Alhamdulillah, InsyaAllah pada tanggal 27 sampai 29 Juni 2025, kita akan laksanakan PD-PKPNU angkatan kedua di Ponpes La Tahzan. Ini bagian dari ikhtiar PCNU untuk melahirkan kader-kader penggerak yang militan, memahami ajaran para muassis NU, dan siap mengabdi di tengah masyarakat,” ujar KH. Asep.
Selain kegiatan pendidikan kader, dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1447 Hijriyah, PCNU Lebak juga menggelar Gebyar Muharram dengan berbagai kegiatan keagamaan yang menyentuh sisi spiritual dan sosial.
“Dalam momentum Gebyar Muharram ini, kita juga akan menggelar Istighosah dan santunan untuk anak-anak yatim piatu. Harapannya, kegiatan ini bukan hanya menambah semangat keagamaan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial di kalangan warga NU,” tambahnya.
KH. Asep menegaskan bahwa kegiatan
PD-PKPNU terbuka untuk semua pengurus NU baik Syuriyah, Tanfidziyah, lembaga dan badan otonom di semua tingkatan, yakni cabang, wakil cabang dan ranting, termasuk terbuka untuk calon pengurus NU.
kader NU dari berbagai lembaga dan badan otonom yang berada di bawah naungan PCNU Lebak, dengan tetap memperhatikan proses seleksi dan mekanisme pelaksanaan yang sudah ditetapkan oleh panitia PD – PKPNU.
PDPKNU sendiri merupakan program strategis PBNU dalam mencetak kader militan yang memiliki pemahaman ideologi ke-NU-an dan ke-Indonesiaan secara utuh, serta mampu menjadi penggerak dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini, semangat ke-NU-an semakin mengakar kuat di tengah masyarakat Kabupaten Lebak, dan keberadaan NU dapat lebih dirasakan manfaatnya dalam menjawab berbagai tantangan zaman.
*(Aan/Neni/Red)











