Gemasiber80news.com,LEBAK – Ribuan Mesjid dan Musola di Kabupaten Lebak provinsi Banten masih banyak yang belum memiliki Ijop (Ijin Operasional) dari Kemenag, sehingga Mesjid dan Musola tdk terdaftar.di SIMAS ( Sistem Informssi Mesjid) oleh karena itu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mendorong adanya kerja sama dengan pihak Pemda dan Kemenag untuk mendata mendata Mesjid dan.Musola sampai keluar.nya Ijop. Mengingat Mesjid dan Musola mendapatkan BOP dari APBD Mulai tahun 2025.Pihak Pemda harus lebih selektif dalam memberikan Bantuan
Yang tidak memenuhi syarat jangan di loloskan. / Jangan di kasih BOP.
Ketua FKUB kabupaten Lebak Zubaedy Haerudin dalam pres rilisnya yang diterima redaksi Gemasiber80news.com menyampaikan,”Masih banyak/ribuan mesjid dan musola di kabupaten Lebak belum memiliki Ijob dari Kemenag, untuk itu saya berharap KUA dan Camat segera mendata mesjid dan musola di wilayah kerjanya masing-masing, kata Haerudin, Selasa (3/6/2025)
Sambung Haerudin data tersebut nanti di masukan ke SIMAS (Sistem Informasi Mesjid ) Kemenag RI oleh seksi Bimas Kemenag dan Musola di Kabupaten Lebak tercatat dan terdaftar resmi di lembaga yang membidanginya, imbuhnya.
Semua sarana ibadah memiliki legalitas maka Kemenag dan Pemda harus melakukan kerja sama terpadu.Semua yang dilakukan wujud nyata dari pelayanan publik masyarakat Lebak, ungkapnya.
Oleh karena itu FKUB mrmdorong adanya kerja sama pihak Pemda (Pemerintah daerah) dan Kemenag untuk mefata jumlah mesjid dan musola sampai keluarnya Ijop Mengingat mesjid dan musola mendapatkan BOP dari APBD mulai tahun 2025, untuk itu pihak Pemda harus lebih selektif dalam memberikan bantuan, bagi yang tidak memenuhi syarat jangan sampe diloloskan atau jangan dikasih BOP, pungkas Haerudin.
*(Aan/Neni/Red)











