Deni Ismayadi berharap APH Adil, Proses hukum juga Pemasok Bahan kimia dan Penampung Emas dari PETI

banner 728x90

 

Gemasiber80news.com,LEBAK – Menanggapi ramainya pemberitaan baik dimedia sosial,Online maupun cetak terkait pengungkapan dan penangkapan terduga para pelaku illegal mining (Penambangan tak berijin) di wilayah hukum Polda Banten diapresiasi oleh Deni Ismayadi warga lebak selatan (Baksel) yang juga ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lebak Provinsi Banten, namun Deni juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Krimsus Polda Banten melakukan penegakan hukum harus adil jangan ada istilah Diskriminasi.

Dalam pernyataannya Deni Ismayadi mengatakan,”Pada prinsipnya saya selaku warga negara Republik Indonesia mengapresiasi APH melakukan penindakan terhadap para pelaku illegal mining baik ditanah milik apalagi di kawasan Taman Nasional Gunung Salak (TNGHS) ujar Deni Kamis (11/12/2025).

Sambung Deni kegiatan penambangan ilegal ini jelas sangat merusak ekosistem alam, apalagi belum lama ini musibah banjir dan longsor yang telah melanda pulau Sumatera harus kita jadikan contoh, betapa dahsyatnya bencana alam tersebut yang mengakibatkan korban harta benda dan nyawa, ujarnya.

Lanjut Deni menyoroti terkait penegakan hukum, saya meminta jangan ada istilah tebang pilih, karena sepengetahuan saya penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya pastinya dilindungi oleh undang-undang, harus adil, tidak diskriminatif dan jangan mencedrai rasa keadilan masyarakat, artinya ketika pelaku A di tahan/diproses maka pelaku B pun sama harus, temuan saya dilapangan terkait terduga para pelaku PETI sampai saat ini masih bebas berkeliaran sementara yang satu orang (AU) terlebih dahulu sudah ditahan, pungkas nya.

Deni juga meminta dalam penegakan hukum ini harus menyeluruh, artinya setiap orang yang turut serta membantu kelancaran kegiatan PETI tersebut juga harus di proses hukum, diantaranya para pemasok bahan kimia seperti Karbon, CN dan lainnya serta para penampung emas yang diduga menerima dari hasil kegiatan ilegal tersebut, menurut saya ini baru adil, tegas Deni.

“Logikanya begini, apabila tidak ada yang menerima/menampung emas dari kegiatan ilegal dan tidak ada pemasok bahan-bahan kimia untuk mengolahnya, saya pastikan kegiatan PETI tersebut akan semakin berkurang”

Agar pemberitaan ini berimbang kami dari tim awak media ini sudah berupaya menghubungi petugas kepolisian yang ada kaitannya dengan perkara ini, hingga sampai berita ini tayang tidak ada respon.

Informasi yang berhasil dihimpun tim awak media, baik kalangan aktivis, warga, tokoh berharap agar APH dalam penanganan perkara tersebut bersikap adil, misalnya proses juga pelaku yang mensuplai bahan kimia dan para penampung/toko yang menerima emas dari para penambang ilegal, pada prinsipnya kita cinta Polri agar jangan sampai citra dan kepercayaan publik terhadap institusi ini semakin berkurang.

*(Tim/Red)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *