Gemasiber80news.com,PANDEGLANG – Minimnya pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang kembali menjadi sorotan. Hal ini disampaikan Dirman, purnawirawan Polri yang juga kader PKS, saat ditemui di Pandeglang.
Dirman menilai upaya peningkatan PAD membutuhkan sinergi yang lebih kuat antara ulama dan umara, serta inovasi dari aparatur pemerintah daerah. Menurut dia, Pandeglang memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, namun belum digarap secara optimal sebagai sumber pemasukan daerah.
“Pandeglang kaya akan potensi, tetapi belum mampu digarap maksimal sebagai sumber PAD yang dapat memperkuat fiskal daerah. Kondisi ini membuat Pandeglang tertinggal dibanding kabupaten dan kota lain di Provinsi Banten,” ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen daerah dapat bekerja bersama untuk mendorong kemajuan Pandeglang.
“Semoga ulama dan umaroh bisa bersatu dengan Pemkab Pandeglang untuk mewujudkan daerah yang lebih maju. Selamatkan Pandeglang dari ketertinggalan PAD dibanding daerah lain di Banten,” katanya.
Lebih lanjut, Dirman menjelaskan bahwa peran ulama dalam peningkatan PAD dapat mencakup aspek moral, sosial, dan ekonomi, dengan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Ulama bisa memberikan legitimasi dan penguatan moral bagi kebijakan daerah. Mereka juga dapat memberikan pertimbangan, bimbingan, serta nasihat kepada pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan, termasuk kebijakan fiskal dan ekonomi,” tuturnya.
*(Neni/Anggun/Red)











