Gemasiber80news.com,LEBAK – Puluhan warga dari tiga kampung di Desa Sukasenang kecamatan Cijaku dan desa Peucangpari kecamatan Cigemblong kabupaten Lebak, kembali bergandeng tangan melakukan aksi gotong royong untuk memperbaiki jalan utama poros desa Pasarkupa-Ciapus-Malingping. Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari bertujuan untuk mengatasi kondisi jalan yang rusak akibat curah hujan tinggi dan lalu lintas kendaraan yang cukup padat.
Dalam kegiatan ini, warga membawa alat kerja sendiri seperti cangkul, sekop, gerobak, serta bergotong royong dalam menggalang dana untuk membeli material tambahan berupa batu pecah dan batu sekop untuk mempermudah proses perbaikan di bagian jalan yang paling parah.
Kegiatan kali ini juga warga berhasil mengumpulkan material batu sebanyak 8 mobil yang baru terkumpul dan besar kemungkinan akan terus bertambah, material yang ada langsung dipasang untuk perbaikan jalan.
Hasanudin, tokoh pemuda yang sekaligus menjadi inisiator kegiatan penggalangan dana untuk perbaikan jalan Poros desa Peucangpari-Ciapus tepatnya di wilayah Kampung Cijaku desa Sukasenang kecamatan Cijaku kabupaten Lebak, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga yang terlibat. “Gotong royong adalah budaya kita yang tak pernah pudar. Kali ini, kita fokus memperbaiki ruas jalan sepanjang 1 kilometer agar akses transportasi menjadi lebih lancar, terutama untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.
“Saya juga berharap agar pemerintah daerah cepat tanggap atas keluhan warga dan pengendara, dan harus punya rasa malu dan tanggung jawab sebagai pemerintah maupun wakil rakyat untuk menciptakan pemerataan pembangunan, terutama infrastruktur jalan”, tegasnya.
Salah satu perwakilan warga, Ahyu, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. “Kita bekerja sama tanpa memandang latar belakang, hanya dengan satu tujuan: membuat jalan kita lebih baik dan tidak membahayakan bagi pengendara, kalau kita nunggu perbaikan jalan dari pemerintah yang ada jalan malah tambah ancur,” katanya.
Perbaikan jalan diharapkan dapat terus berjalan tanpa harus menunggu jalan rusak kembali dan akan dilakukan pemeliharaan berkala secara teratur melalui kerja sama antara masyarakat.
*(Red)









