Dua Wisatawan Asal Jakarta Selatan Hanyut Terseret Ombak Pantai Pasput, Satu Selamat Satu Hilang

Gemasiber80news.com, LEBAK – Dua wisatawan asal Jakarta Selatan hanyut terseret ombak Pantai Pasir Putih (Pasput), Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, satu orang selamat dan satu orang lagi hilang, Sabtu (27/6/2026).

Dari informasi yang dihimpun media gemasiber80news.com, bermula rombongan dari Jakarta Selatan berjumlah 9 orang datang ke Pantai Tanah Merah, Pasput, Kecamatan Cihara, sekira pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya, tidak berapa lama mereka berenang di lokasi pantai tersebut, namun nahas dua orang diantaranya terseret ombak, satu selamat dan satu lagi hilang.

Diketahui, korban yang selamat bernama Bilal Darma Asifa (18), alamat Jalan Bendi, Kelurahan Kebayoran Lama, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Korban yang dinyatakan hilang akibat terseret ombak, bernama Putra (22), alamat Jalan Praja Dalam, Kelurahan Kebayoran Lama, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Akibat adanya kejadian hanyut terseret ombak di Pantai Pasir Putih tersebut, pihak terkait yang mendapatkan laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk segera melakukan pencarian.

Tim yang terlibat yaitu: BPBD Kecamatan Cihara, Basarnas, Kepala Desa Ciparahu, Koordinator Pokdarwis Kecamatan Cihara, Polsek Panggarangan, Unit Kodim, PMI Kecamatan Cihara, dan Relawan.

Sementara itu, Dudi (31), salah satu warga Kampung Ciganggaeng, Desa Pondokpanjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang berada di lokasi kejadian menjelaskan tujuan 9 wisatawan datang ke wilayah Kecamatan Cihara.

“Mereka itu dari Jakarta 9 orang, pertama datang ke tempat kami untuk menemui keluarga dan berziarah kubur, karena memang diantara yang 9 orang itu ada saudara saya,” ujarnya.

 Dudi mengaku tidak tahu bahwa yang 9 orang dari Jakarta Selatan tersebut akan pergi ke pantai, karena saat itu dirinya sedang tidak ada di rumah.

“Saya tidak tahu kalau mereka mau ke pantai karena mereka tidak memberi tahu kepada saya, saat itu saya belum pulang kerja. Kalau saya tahu mereka akan ke pantai untuk berenang di sini, pasti saya larang,” ucapnya.   *(Uzex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *