Gemasiber80news.com,LEBAK,— Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Program Magang STISIP Banten Raya, Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm., M.AP., melakukan monitoring terhadap tiga mahasiswa STISIP Banten Raya yang tengah melaksanakan kegiatan magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak, Senin (31/8/2026).
Kedatangan DPL disambut **Istianti**, Ketua Tim Fungsi Statistik Distribusi BPS Kabupaten Lebak, dan **Yulian Sarwo Edi**, Statistisi Madya BPS Kabupaten Lebak.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program magang berjalan sesuai dengan tujuan akademik, sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengenal dunia kerja secara langsung, khususnya terkait pengelolaan dan penyajian data statistik.
Mohamad Iyos Rosyid, yang akrab disapa Bung Yos, mengatakan monitoring merupakan bagian penting dari proses pendampingan mahasiswa selama menjalani program magang.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk memantau perkembangan mahasiswa, tetapi juga memastikan mereka mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan kerja.
“Program magang ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara teori yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan dengan praktik di lapangan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep secara akademis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, membangun komunikasi profesional, serta meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan tugas secara bertanggung jawab,” ujar Mohamad Iyos Rosyid.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, DPL juga melihat secara langsung aktivitas mahasiswa selama berada di lingkungan BPS Kabupaten Lebak, termasuk perkembangan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterlibatan mereka dalam berbagai tugas yang diberikan selama magang.
Sementara itu, Yulian Sarwo Edi mengatakan kehadiran mahasiswa STISIP Banten Raya di BPS Kabupaten Lebak menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya data statistik dalam mendukung proses perencanaan dan pembangunan daerah.
“Pengalaman yang diperoleh selama berada di BPS diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan,” kata Yulian.
Adapun tiga mahasiswa STISIP Banten Raya yang mengikuti program magang di BPS Kabupaten Lebak masing-masing **Dila, Hayati, dan Neng Lia**. Ketiganya merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan.
Salah satu peserta magang, Dila, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPS Kabupaten Lebak yang telah memberikan kesempatan serta kepercayaan kepada mereka untuk mengikuti kegiatan magang.
“Kami sangat mengapresiasi segala bentuk bimbingan, arahan, ilmu, serta pengalaman yang telah diberikan selama menjalani kegiatan magang di lingkungan BPS Kabupaten Lebak. Kesempatan ini memberikan banyak pembelajaran berharga bagi kami, tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dalam memahami secara langsung pentingnya etos kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta profesionalisme di lingkungan kerja,” ujar Dila.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, pembimbing, dan jajaran pegawai BPS Kabupaten Lebak yang telah menerima serta mendampingi para mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung.
“Bagi kami, kegiatan magang di BPS Kabupaten Lebak bukan sekadar bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi pengalaman nyata untuk mengenal dunia kerja, mengembangkan kemampuan diri, serta membangun sikap profesional sebagai mahasiswa yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya.
Melalui program magang tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman kerja secara langsung sekaligus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, dan profesionalisme sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja serta berkontribusi di tengah masyarakat.
*(Tim/Red)








