‎Dinilai Tak Layak, SMPN 1 Wanasalam Kembalikan Paket MBG, Ormas BBP Desak Penutupan Dapur

banner 728x90

Foto: ilustrasi

Gemasiber80news.com, LEBAK‎ – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai polemik setelah pihak SMPN 1 Wanasalam memutuskan untuk menolak dan mengembalikan ratusan paket makanan yang sedianya dibagikan kepada siswa, pada Kamis (05/03/2026).

Keputusan tegas pihak sekolah ini diambil lantaran kualitas menu yang disajikan dinilai tidak layak konsumsi dan jauh dari standar gizi yang dijanjikan.

‎Langkah pengembalian menu MBG yakni merupakan bentuk perlindungan terhadap kesehatan para siswa. Lantaran temuan menunjukkan kondisi makanan yang mencurigakan tidak layak untuk dikonsumsi.

‎Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Badak Banten Perjuangan (BBP) Kecamatan Wanasalam, Nurjaya Kusuma, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan instansi terkait untuk segera mengevaluasi total vendor penyedia serta menutup operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas pengiriman tersebut.

‎”Kami tidak main-main soal kesehatan anak bangsa. Jika makanan yang diberikan justru beresiko menimbulkan keracunan atau tidak layak, lebih baik dapur tersebut ditutup permanen daripada mencelakai siswa,” tegasnya.

Salah seorang guru yang tidak disebutkan namanya ikut mengomentari MBG tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ada roti masa kadaluwarsanya tanggal 2 tapi dibagikan tanggal 3 dan seterusnya begitu.

“Baru sekarang kami complain dan dibalikan karena labelnya kadaluwarsanya hilang. Kami menduga itu rotinya juga udah kadaluwarsa diakali dengan copot label kadaluwarsa,” ucap salah seorang guru SMP N 1 Wanasalam.

Keputusan ini diambil setelah ada complain di hari sebelumnya dari orang tua siswa, pihak sekolah khawatir tentang kesehatan siswa terganggu, untuk itu MBG yang diterima pihak sekolah langsung dikembalikan.   *(Red)

banner 
728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *