Gemasiber80news.com,LEBAK – Menanggapi ramainya pemberitaan baik dimedia sosial,Online maupun cetak terkait pengungkapan dan penangkapan terduga para pelaku illegal mining (Penambangan ilegal-red) di wilayah hukum Polda Banten diapresiasi oleh aktivis lebak selatan (Baksel) Didin Mz namun Didin juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Krimsus Polda Banten melakukan penegakan hukum harus adil jangan ada kesan Diskriminasi.
Penyataan ini disampaikan nya saat mengunjungi Kantor Sekretariat PWI Pokja Lebak selatan Rabu (10/12/2025) dalam pernyataan nya Didin Mz yang familiar disebut Didin Kaka mengungkapkan,”Pada prinsipnya saya selaku warga negara mengapresiasi APH melakukan penindakan terhadap para pelaku illegal mining baik ditanah milik apalagi di kawasan Taman Nasional Gunung Salak (TNGHS) ungkap Didin.
Menurut Didin kegiatan penambangan ilegal ini jelas sangat merusak ekosistem alam, apalagi belum lama ini musibah banjir dan longsor yang telah melanda pulau Sumatera harus kita jadikan contoh, betapa dahsyatnya bencana alam tersebut yang mengakibatkan korban harta dan nyawa, ujarnya.
Lanjut Didin terkait penegakan hukum saya meminta jangan ada istilah tebang pilih, karena sepengetahuan saya penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya itu harus adil, tidak diskriminatif dan jangan mencedrai rasa keadilan masyarakat, artinya ketika pelaku A di tahan/diproses maka pelaku B pun sama harus, temuan saya dilapangan terkait terduga para pelaku PETI (Pertambangan emas tanpa ijin) sampai saat ini masih ada yang bebas berkeliaran sementara yang satu orang terlebih dahulu sudah ditahan, pungkas nya.
Agar pemberitaan ini berimbang kami dari awak media ini berupaya menghubungi petugas kepolisian yang ada kaitannya dengan perkara ini, hingga sampai berita ini tayang tidak ada respon.
Informasi yang berhasil dihimpun tim awak media, baik kalangan aktivis, warga, tokoh berharap agar APH dalam penanganan perkara tersebut bersikap adil, misalnya proses juga pelaku yang mensuplai bahan kimia dan para penampung/toko yang menerima emas dari para penambang ilegal, pada prinsipnya kita cinta Polri agar jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi ini makin berkurang.
*(Tim/Red)












